Jakarta — Menjaga kebersihan lingkungan sekolah bukan hanya tentang membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga tentang bagaimana sampah dikelola sejak dari sumbernya. Sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan berkelanjutan, SMKN 69 Jakarta melaksanakan program Pilah-Pilih Sampah sebagai salah satu bentuk kampanye pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
Program Pilah-Pilih
Sampah mengajak seluruh warga sekolah untuk mulai memperhatikan jenis sampah
sebelum membuangnya. Sampah yang dihasilkan dari berbagai aktivitas sehari-hari
di lingkungan sekolah diarahkan untuk dipilah sesuai dengan jenisnya sehingga
tidak tercampur dan dapat dikelola dengan lebih baik.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dibiasakan untuk memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan. Kebiasaan sederhana seperti memilih tempat sampah yang sesuai menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.
Program ini juga
menjadi bagian dari kampanye pengelolaan sampah dalam pelaksanaan Program
Adiwiyata di SMKN 69 Jakarta. Kampanye dilakukan untuk meningkatkan
kesadaran warga sekolah mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat serta
mendorong keterlibatan seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan.
Pengelolaan sampah
yang baik membutuhkan peran bersama. Tidak hanya siswa, guru, dan tenaga
kependidikan juga memiliki peran dalam memberikan contoh serta membangun
kebiasaan positif di lingkungan sekolah. Dengan adanya program Pilah-Pilih
Sampah, diharapkan kesadaran mengenai pentingnya memilah sampah dapat terus
tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Meskipun terlihat
sederhana, pemilahan sampah merupakan langkah awal yang penting dalam
menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan tertata. Melalui kebiasaan
yang dilakukan secara konsisten, SMKN 69 Jakarta terus mendorong terwujudnya
budaya sekolah yang peduli terhadap lingkungan sebagai bagian dari semangat Adiwiyata.